<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Roy Ketapang City</title>
	<atom:link href="http://roy.nusinau.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roy.nusinau.com</link>
	<description>Dwi Prianto Gunawan,S.KOM</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2009 18:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Definisi Sihir</title>
		<link>http://roy.nusinau.com/religi/definisi-sihir/</link>
		<comments>http://roy.nusinau.com/religi/definisi-sihir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 18:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu sihir]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roy.nusinau.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Imam Ahmad meriwayatkan: telah diceritakan kepada kami oleh Muhammad bin Ja&#8221;far dari Auf dari Hayyan bin &#8221;Ala&#8221; dari Qathan bin Qubaishah dari bapanya, bahwa ia telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
&#8220;Iyafah, Tharq dan Thiyarah adalah termasuk Jibt&#8221;
Auf menafsiri hadis ini dengan mengatakan:
Iyafah adalah meramal nasib orang dengan menerbangkan burung.
Tharq adalah meramal nasib orang dengan membuat garis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Imam Ahmad meriwayatkan: telah diceritakan kepada kami oleh Muhammad bin Ja&#8221;far dari Auf dari Hayyan bin &#8221;Ala&#8221; dari Qathan bin Qubaishah dari bapanya, bahwa ia telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:<br />
&#8220;Iyafah, Tharq dan Thiyarah adalah termasuk Jibt&#8221;<span id="more-46"></span></p>
<p>Auf menafsiri hadis ini dengan mengatakan:<br />
Iyafah adalah meramal nasib orang dengan menerbangkan burung.<br />
Tharq adalah meramal nasib orang dengan membuat garis di atas tanah.<br />
Jibt adalah sebagaimana yang telah dikatakan oleh Hasan: suara syaitan. (hadis tersebut sanadnya jayyid). Dan diriwayatkan pula oleh Abu Dawud, An Nasa&#8221;i, dan Ibnu Hibban dalam shahihnya dengan hanya menyebutkan lafadh hadis dari Qabishah, tanpa menyebutkan tafsirannya.<br />
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:<br />
&#8220;Barang siapa yang mempelajari sebahagian dari ilmu nujum (per bintangan) sesungguhnya dia telah mempelajari sebahagian ilmu sihir. semakin bertambah (ia mempelajari ilmu nujum) semakin bertambah pula (dosanya)&#8221; (HR. Abu Daud dengan sanad yang sahih).<br />
An-Nasai meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:<br />
&#8220;Barang siapa yang membuat suatu buhulan, kemudian meniupnya (sebagaimana yang dilakukan oleh tukang sihir) maka ia telah melakukan sihir, dan barang siapa yang melakukan sihir maka ia telah melakukan kemusyrikan, dan barang siapa yang menggantungkan diri pada sesuatu benda (jimat), maka ia dijadikan Allah bersandar kepada benda itu&#8221;.<br />
Dari Ibnu Mas&#8221;ud r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:<br />
&#8220;Mahukah kamu aku beritahu apakah Adh-h itu?, ia adalah perbuatan mengadu domba, iaitu banyak membicarakan keburukan dan menghasut di antara manusia&#8221; (HR. Muslim).<br />
Dan ibnu Umar r.a. menuturkan, bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:<br />
&#8220;Sesungguhnya di antara susunan kata yang indah itu terdapat kekuatan sihir.&#8221;(HR. Bukhori dan Muslim)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roy.nusinau.com/religi/definisi-sihir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kufur Difinisi Dan Jenisnya</title>
		<link>http://roy.nusinau.com/dek-niatonyak/36/</link>
		<comments>http://roy.nusinau.com/dek-niatonyak/36/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 13:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dek Nia(Tonyak)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roy.nusinau.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[KUFUR DIFINISI DAN JENISNYA
Oleh:
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan
[A]. Definisi Kufur.
kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.
[B]. Jenis Kufur
Kufur ada dua jenis : Kufur Besar dan Kufur Kecil
Kufur Besar
Kufur besar bisa mengeluarkan seseorang dari agama Islam. Kufur besar ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img class="size-full wp-image-13" title="Roy" src="http://roy.nusinau.com/wp-content/uploads/2009/03/1_904823897m.jpg" alt="Master Programer" width="200" height="266" /><p class="wp-caption-text">Master Programer</p></div>
<p>KUFUR DIFINISI DAN JENISNYA</p>
<p class="MsoNormal">Oleh:<br />
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan</p>
<p>[A]. Definisi Kufur.<br />
kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.</p>
<p>[B]. Jenis Kufur<br />
Kufur ada dua jenis : Kufur Besar dan Kufur Kecil</p>
<p>Kufur Besar<br />
Kufur besar bisa mengeluarkan seseorang dari agama Islam. Kufur besar ada lima macam</p>
<p>[1]. Kufur Karena Mendustakan<br />
Dalilnya adalah firman Allah.</p>
<p>‘Artinya : Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau mendustakan kebenaran tatkala yang hak itu datang kepadanya ? Bukankah dalam Neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir ?” [Al-Ankabut : 68]</p>
<p>[2]. Kufur Karena Enggan dan Sombong, Padahal Membenarkan.<br />
Dalilnya firman Allah.</p>
<p>“Artinya : Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat, ‘Tunduklah kamu kepada Adam’. Lalu mereka tunduk kecuali iblis, ia enggan dan congkak dan adalah ia termasuk orang-orang kafir” [Al-Baqarah : 34]</p>
<p>[3]. Kufur Karena Ragu<br />
Dalilnya adalah firman Allah.</p>
<p>“Artinya : Dan ia memasuki kebunnya, sedang ia aniaya terhadap dirinya sendiri ; ia berkata, “Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira Hari Kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku, niscaya akan kudapati tempat kembali yang baik” Temannya (yang mukmin) berkata kepadanya, ‘Apakah engkau kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, kemudian Dia menjadikan kamu seorang laki-laki ? Tapi aku (percaya bahwa) Dialah Allah Rabbku dan aku tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun” [Al-Kahfi : 35-38]</p>
<p>[4]. Kufur Karena Berpaling<br />
Dalilnya adalah firman Allah.</p>
<p>“Artinya : Dan orang-orang itu berpaling dari peringatan yang disampaikan kepada mereka” [Al-Ahqaf : 3]</p>
<p>[5]. Kufur Karena Nifaq<br />
Dalilnya adalah firman Allah</p>
<p>“Artinya : Yang demikian itu adalah karena mereka beriman (secara) lahirnya lalu kafir (secara batinnya), kemudian hati mereka dikunci mati, karena itu mereka tidak dapat mengerti” [Al-Munafiqun : 3]</p>
<p>Kufur Kecil<br />
Kufur kecil yaitu kufur yang tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, dan ia adalah kufur amali. Kufur amali ialah dosa-dosa yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai dosa-dosa kufur, tetapi tidak mencapai derajat kufur besar. Seperti kufur nikmat, sebagaimana yang disebutkan dalam firmanNya.</p>
<p>“Artinya : Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkari dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir” [An-Nahl : 83]</p>
<p>Termasuk juga membunuh orang muslim, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : Mencaci orang muslim adalah suatu kefasikan dan membunuhnya adalah suatu kekufuran” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Dan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : Janganlah kalian sepeninggalku kembali lagi menjadi orang-orang kafir, sebagian kalian memenggel leher sebagian yang lain” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Termasuk juga bersumpah dengan nama selain Allah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>“Artinya : Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik” [At-Tirmidzi dan dihasankannya, serta dishahihkan oleh Al-Hakim]</p>
<p>Yang demikian itu karena Allah tetap menjadikan para pelaku dosa sebagai orang-orang mukmin. Allah berfirman.</p>
<p>“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenan dengan orang-orang yang dibunuh” [Al-Baqarah : 178]</p>
<p>Allah tidak mengeluarkan orang yang membunuh dari golongan orang-orang beriman, bahkan menjadikannya sebagai saudara bagi wali yang (berhak melakukan) qishash[1].</p>
<p>Allah berfirman</p>
<p>“Artinya : Maka barangsiapa mendapat suatu pemaafan dari saudarnya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma’af) membayar (diat) kepada yangmemberi maaf dengan cara yang baik (pula)” Al-Baqarah : 178]</p>
<p>Yang dimaksud dengan saudara dalam ayat di atas –tanpa diargukan lagi- adalah saudara seagama, berdasarkan firman Allah.</p>
<p>“Artinya : Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali, kepada perintah Allah, jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang berlaku adil. Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” [Al-Hujurat : 9-10] [2]</p>
<p>Kesimpulan Perbedaan Antara Kufur Besar Dan Kufur Kecil</p>
<p>[1]. Kufur besar mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menghapuskan (pahala) amalnya, sedangkan kufur kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, juga tidak menghapuskan (pahala)nya sesuai dengan kadar kekufurannya, dan pelakunya tetap dihadapkan dengan ancaman.</p>
<p>[2]. Kufur besar menjadikan pelakunya kekal dalam neraka, sedankan kufur kecil, jika pelakunya masuk neraka maka ia tidak kekal di dalamnya, dan bisa saja Allah memberikan ampunan kepada pelakunya, sehingga ia tiada masuk neraka sama sekali.</p>
<p>[3]. Kufur besar menjadikan halal darah dan harta pelakunya, sedangkan kufur kecil tidak demikian.</p>
<p>[4]. Kufur besar mengharuskan adanya permusuhan yang sesungguhnya, antara pelakunya dengan orang-orang mukmin. Orang-orang mukmin tidak boleh mencintai dan setia kepadanya, betapun ia adalah keluarga terdekat. Adapun kufur kecil, maka ia tidak melarang secara mutlak adanya kesetiaan, tetapi pelakunya dicintai dan diberi kesetiaan sesuai dengan kadar keimananny, dan dibenci serta dimusuhi sesuai dengan kemaksiatannya.</p>
<p>Hal yang sama juga dikatakan dalam perbedaan antara pelaku syirik besar dan syirik kecil</p>
<p>[Disalin dari kitab At-Tauhid Lis Shaffitss Tsalis Al-Ali, Edisi Indonesia Kitab Tuhid 3, Penulis Dr Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, Penerjemah Ainul Harits Arifin Lc, Penerbit Darul Haq]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
[1]. Qishash ialah mengambil pembalasan yang sama. Qishash itu tidak dilakukan bila yang membunuh mendapat pemaafan dari ahlis waris yang terbunuh yaitu dengan membayar diat (ganti rugi) yang wajar. Pembayaran diat diminta dengan baik, umpanya dengan tidak mendesak yang membunuh, dan yang membunuh hendaknya membayar dengan baik, umpanya dengan tidak menangguh-nagguhkannya. Bila ahli waris si korban sesudah Allah menjelaskan hukum-hukum ini membunuh yang bukan si pembunuh atau membunuh si pembunuh setelah menerima diat maka terhadapnya di dunia di ambil qishah dan di akhirat dia mendapat siksa yang pedih,-pent<br />
[2]. Lihat Syarhhuts Thahawiyah hal.361, cet. Al-Maktab Al-Islami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roy.nusinau.com/dek-niatonyak/36/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>C++</title>
		<link>http://roy.nusinau.com/belajarprogram/c/open-source-programing-dengan-bahasa-cc/</link>
		<comments>http://roy.nusinau.com/belajarprogram/c/open-source-programing-dengan-bahasa-cc/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 15:50:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roy</dc:creator>
				<category><![CDATA[C++]]></category>
		<category><![CDATA[Roy Pascal]]></category>
		<category><![CDATA[Sinau C++]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roy.nusinau.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Open Source Programming dengan Bahasa C/C++

Author: Aiman · Published: March 23, 2009 · Category: Operasi
Kali ini kita akan masuk ke pembahasan yang rupanya agak penting bagi kita komunitas Linux-er dan sistem administrator. Hal ini tentunya karena kadang kita membutuhkan program untuk membantu pekerjaan sehari-hari kita sebagai  seorang sistem administrator atau sekedar untuk coba-coba membuat tools [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Open Source Programming dengan Bahasa C/C++</h1>
<div class="date">
<p>Author: <a title="Posts by Aiman" href="http://ilmukomputer.org/author/aiman/">Aiman</a> · Published: March 23, 2009 · Category: <a title="View all posts in Algoritma, Pemograman, Tool" rel="category tag" href="http://ilmukomputer.org/category/algoritma-pemograman-tool/"></a><a title="View all posts in Sistem Operasi" rel="category tag" href="http://ilmukomputer.org/category/sistem-operasi/">Operasi</a></div>
<p>Kali ini kita akan masuk ke pembahasan yang rupanya agak penting bagi kita komunitas Linux-er dan sistem administrator. Hal ini tentunya karena kadang kita membutuhkan program untuk membantu pekerjaan sehari-hari kita sebagai  seorang sistem administrator atau sekedar untuk coba-coba membuat tools kecil untuk melakukan penetration testing . Ya, tentunya menggunakan bahasa C karena ‘its powerful’.</p>
<p>C di Linux bagai keju dalam roti tawar, wew. Sangat support satu dengan yang lain. Lihat saja source linux di /usr/src/…  Semuanya dibangun dengan bahasa pemrograman C. Nah, tentunya kalau kita sudah memahami cara kerja C di LInux, kita juga bisa menggunakan source-source itu untuk kepentingan kita.<br />
Baiklah, selamat membaca.<br />
Wassalam!</p>
<p>Untuk lebih jelasnya silahkan anda download file seperti dibawah ini:</p>
<p>http://ilmukomputer.org/2009/03/23/open-source-programming-dengan-bahasa-c/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roy.nusinau.com/belajarprogram/c/open-source-programing-dengan-bahasa-cc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Kegiatanku</title>
		<link>http://roy.nusinau.com/jeritan-hati/my-kegiatanku/</link>
		<comments>http://roy.nusinau.com/jeritan-hati/my-kegiatanku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 17:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>roy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jeritan Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roy.nusinau.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[aku lagi skripsi nih. doain aku ya agar bisa selesai dalam pembuatan laporanku nich
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>aku lagi skripsi nih. doain aku ya agar bisa selesai dalam pembuatan laporanku nich</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roy.nusinau.com/jeritan-hati/my-kegiatanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

